9 Cara Mencari Tabungan Awal 2023: Bunga Tunggal & Majemuk

Bankir.id – Mengetahui cara mencari tabungan awal dapat memudahkan kita dalam memantau perkembangan saldo. Lantas, bagaimana cara mencari nominalnya dan bagaimana cara menghitungnya?

Menabung memang jadi sebuah hal yang penting bagi keuangan kita di masa mendatang. Tentu saja perkembangannya harus selalu dipantau guna memastikan ketersediaannya. Status perkembangan tadi dapat diketahui dengan cara mencari tabungan awal.

Saldo tabungan awal artinya adalah nominal di dalam rekening sebelum akhirnya bertambah karena adanya bunga dari pihak bank. Bunga tadi otomatis masuk ke rekening dan terakumulasi sehingga perlu cara mencari tabungan awal.

Advertisements

Agar dapat membantu Anda yang saat ini tengah membutuhkan cara mencari tabungan awal, maka Bankir ID akan coba berikan penjelasannya. Simak baik-baik setiap butir pembahasan supaya tidak terjadi salah perhitungan.

Rumus Menghitung (Mencari) Bunga Tunggal

Sebelum mulai mencari asal-usul jumlah tabungan, maka perlu diketahui perhitungan bunganya (Interest). Jenis bunga pertama pada sebuah tabungan adalah Bunga Tunggal. Artinya dalam jangka waktu tertentu, nilai bunga terhadap tabungan angkanya tidak berubah.

Berikut informasi mengenai rumus tabungan awal bunga tunggal

1. Rumus Menghitung Bunga Tabungan

Dalam menghitung nilainya, Anda hanya perlu mengkalikan nilai interest tunggal dengan jumlah tabungan awal. Berikut rumus mencari nilai bunga tunggal pada suatu tabungan.

I = p x M0

Keterangan
I = Nilai Bunga
p = Persentase Bunga
M0 = Tabungan Awal

2. Rumus Menghitung Bunga Tabungan Setelah N Tahun

Setelah beberapa tahun, biasanya nominal bunga yang diterima akan menambah jumlah tabungan awal. Oleh sebab itu perlu dihitung berapa bunga yang diperoleh selama jangka waktu tertentu.

I = p x M0 x N

Keterangan
I = Nilai Bunga
p = Persentase Bunga
M0 = Tabungan Awal
N = Jangka waktu

3. Rumus Menghitung Bunga Tabungan Setelah N Bulan

Apabila satuan waktunya menggunakan bulan, maka perhitungannya akan diubah menjadi n/12. Kenapa harus dibagikan dengan 12? Karena dalam satu tahun terdiri dari 12 bulan.

I = p x M0 x N/12

Keterangan
I = Nilai Bunga
p = Persentase Bunga
M0 = Tabungan Awal
N = Jangka waktu

4. Rumus Menghitung Bunga Tabungan Setelah N Hari

Apabila satuan waktunya menggunakan hari, maka perhitungannya akan diubah menjadi n/365. Kenapa harus dibagikan dengan 365? Karena dalam satu tahun terdiri dari 365 hari.

I = p x M0 x N/365

Keterangan
I = Nilai Bunga
p = Persentase Bunga
M0 = Tabungan Awal
N = Jangka waktu

5. Rumus Mencari Jumlah Tabungan Setelah N Tahun

Setelah diketahui jumlah bunganya dalam jangka waktu tertentu, maka Anda sudah bisa mengetahui jumlah tabungan setelah N Tahun. Berikut rumus dalam menghitungnya.

Mn = M0 (1+ (t x p))

Keterangan
Mn = Tabungan Akhir
M0 = Tabungan Awal
p = Persentase Bunga
t = Tahun Ke

Ternyata menghitung bunga tunggal suatu tabungan sangat mudah. Dengan begini kita jadi tahu cara mencari tahu asal usul kenapa nominal tabungan bisa bertambah. Selanjutnya kita akan coba menghitung nilai tabungan jika menggunakan bunga Majemuk.

Rumus Menghitung (Mencari) Bunga Majemuk

Selanjutnya dalam tabungan kita juga akan mengenal jenis yang disebut sebagai Bunga Majemuk. Cara mencari Bunga Majemuk ini juga sangat penting bagi tabungan kita. Jadi rumus kali ini bisa menjadi dasar dalam mengetahui nilai awal tabungan.

Berikut informasi mengenai rumus menghitung (mencari) Bunga Majemuk.

1. Rumus Menghitung Bunga Tabungan N Tahun

I (n) = [ (1+i)n – (1+i)n-1 ] Nt

Keterangan
I = Nilai Bunga
n = Tahun Ke
Nt = Nilai Tunai
i = Suku Bunga

2. Rumus Menghitung Jumlah Tabungan Setelah N Tahun

Na = Nt (1+i)n

Keterangan
Na = Nilai Akhir
Nt = Nilai Tunai
i = Suku Bunga
n =Tahun Ke

Setelah mengetahui beberapa perhitungan dasar di atas, barulah kita dapat mencoba menghitung nilai tabungan awal. Cara menghitung tabungan awal sebenarnya mudah dan akan kami berikan panduannya.

Rumus dan Cara Mencari Tabungan Awal Lengkap

Tibalah saatnya untuk mengetahui bagaimana cara menghitung nilai tabungan awal. Ada beberapa rumus yang dapat digunakan sebagai cara perhitungan tabungan awal. Jadi baik penggunaan bunga tunggal maupun majemuk sama-sama bisa diketahui tabungan awal.

Berikut beberapa cara mencari tabungan awal berdasarkan jenis bunganya.

1. Cara Mencari Tabungan Awal Bunga Tunggal

Cara pertama ditujukan jika sebelumnya nominal tabungan bertambah karena adanya Bunga Tunggal. Karena angka nilai bunganya terbilang tetap, maka lebih mudah dalam mengetahui nilai tabungan awal.

Supaya lebih mudah dipahami, berikut Rumus Tabungan Awal Bunga Tunggal.

M0 = Mn / (1 + (t x p))

Keterangan
M0 = Tabungan Awal
Mn = Tabungan Akhir
t = Tahun Ke
p = Persentase Bunga

Misalkan, diketahui Aris menabung di Bank dengan persentase bunga mencapai 5% per tahun. Setelah 3 tahun, tabungan Aris menjadi Rp. 11.500.000,00. Apabila perhitungan dilakukan menggunakan bunga tunggal, maka berapa nominal tabungan awal Aris?

Mn = Rp. 11.500.000,00
t = 3
p = 5%
M0 = Mn / (1 + (t x p))
M0 = Rp. 11.500.000,00 / (1 + (3 x 5%)
M0 = Rp. 11.500.000,00 / (1 + 15%)
M0 = Rp. 11.500.000,00 / (1 + 0,15)
M0 = Rp. 11.500.000,00 / 1,15
M0 = Rp. 10.000.000,00

Jadi tabungan awal Aris adalah Rp. 10.000.000,00.

2. Cara Mencari Tabungan Awal Bunga Majemuk

Cara berikutnya khusus ditujukan bagi tabungan yang nominalnya bertambah karena adanya Bunga Majemuk. Karena nilai bunganya selalu berubah, maka perhitungan tabungan awal harus dilakukan secara bertahap.

Supaya lebih mudah dipahami, berikut Rumus Tabungan Awal Bunga Majemuk.

M0 = Mn / (1 + p)t

Keterangan
M0 = Tabungan Awal
Mn = Tabungan Akhir
t = Tahun Ke
p = Persentase Bunga

Misalkan, diketahui Doni menabung di Bank dengan bunga 10% per tahun dan berlaku majemuk. Setelah 5 tahun, ternyata tabungan Doni sudah bertambah menjadi Rp. 8.052.550,00. Apabila dihitung menggunakan Bunga Majemuk, maka berapa nilai tabungan awal Doni?

Mn = Rp. 8.052.550,00
t = 5
p = 10%
M0 = Mn / (1 + p)t
M0 = Rp. 8.052.550,00 / (1 + 10%)5
M0 = Rp. 8.052.550,00 / (1 + 0,1)5
M0 = Rp. 8.052.550,00 / (1,1)5
M0 = Rp. 8.052.550,00 / 1,61
M0 = Rp. 5.000.000,00

Jadi tabungan awal Doni adalah Rp. 5.000.000,00.

Akhir Kata

Kini Anda sudah mengetahui cara mencari tabungan awal melalui beberapa rumus di atas. Tentunya setelah mempelajari cara tersebut, maka akan lebih mudah dalam memantau perkembangan nilai tabungan.

Sekian pembahasan mengenai Cara Mencari Asal Usul Nominal Tabungan dari Admin Situs Bankir. Nantikan informasi lainnya seputar dunia perbankan, tips, trik, dan kabar keuangan terhangat hanya dari kami.

Sumber Gambar: Admin Bankir ID

Tinggalkan komentar