10 Cara Membuat ATM Bank Syariah Indonesia : Syarat & Biaya

Cara Membuat ATM Bank Syariah Indonesia – Tepat pada tanggal 1 Februari kemarin telah hadir Bank baru di Indonesia bernama BSI (Bank Syariah Indonesia). Sama seperti Bank Syariah pada umumnya, Bank Syariah Indonesia juga menggunakan syariat Islam dalam sistem pengelolaannya.

Terbentuknya Bank Syariah Indonesia merupakan hasil dari kerjasama antara BRI Syariah, BSM (Bank Syariah Mandiri) serta BNI Syariah. Kemudian Bank Syariah Indonesia tercatat memiliki total aset sejumlah Rp. 240.000.000.000.000 (Dua Ratus Empat Puluh Triliun Rupiah).

Disamping itu Bank ini juga menyediakan berbagai fasilitas untuk nasabahnya, tak terkecuali kartu ATM guna memudahkan proses transaksi. Mengenai gerai ATM memang belum tersedia secara khusus, namun kalian masih tetap bisa melakukan transaksi via ATM BSM, BRI Syariah atau BNI Syariah.

Lalu bagaimana sih cara membuat ATM Bank Syariah Indonesia? apakah bisa dibuat secara Online? apa saja syarat yang diperlukan? Jawaban dari semua pertanyaan tersebut telah kami siapkan pada ulasan dibawah. Maka dari itu, langsung saja simak informasi selengkapnya berikut ini.

Syarat Buka ATM BSI

Syarat Buka ATM BSI

Bank Syariah Indonesia memiliki beberapa syarat serta ketentuan untuk nasabah yang ingin membuat ATM. Persyaratan tersebut antara lain adalah :

  • Warga Negara Indonesia
  • KTP
  • NPWP (jika punya)
  • Biaya Setoran Awal
  • Biaya Aktivasi
  • Aplikasi BSI Mobile

Catatan : Beberapa syarat diatas berlaku untuk proses registrasi dan juga aktivasi ATM Bank Syariah Indonesia.

Cara Membuat ATM BSI

Sekarang sampailah kita pada inti pembahasan dari artikel berikut, yaitu cara membuat ATM Bank Syariah Indonesia. Khusus untuk cara registrasi bisa kalian lakukan lewat aplikasi BSI Mobile dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Jalankan Aplikasi BSI Mobile

Jalankan Aplikasi BSI Mobile

Silahkan download aplikasi tersebut di Google Play Store maupun App Store. Jika sudah, instal dan jalanka aplikasi di smartphone kalian.

2. Pilih Buku Rekening

Pilih Buka Rekening

Pada tampilan utama silahkan tap menu Buka Rekening -> Selanjutnya.

3. Pilih Jenis Tabungan

Pilih Jenis Tabungan

Setelah itu akan muncul dua jenis tabungan BSI yang tersedia. Pilih salah satunya lalu tap Selanjutnya.

4. Lengkapi Informasi Kontak

Lengkapi Informasi Kontak

Selanjutnya kalian akan diminta melengkapi informasi kontak (nomor HP dan email).

5. Masukkan Kode OTP

Massukan Kode OTP

Tidak lama kemudian kalian akan menerima SMS berisi kode OTP. Silahkan input kode tersebut sesuai perintah.

6. Upload Dokumen & Data Diri

Upload Dokumen dan Data Diri

Kemudian ikuti instruksi yang tertera di layar untuk mengunggah foto data diri, mulai dari foto KTP, foto selfi sambil memegang KTP hingga foto tandatangan.

7. Lengkapi Data Pekerjaan

Lengkapi Data Pekerjaan

Pada halaman berikutnya silahkan lengkapi informasi mengenai status pekerjaan, jenis, nama perusahaan, alamat perusahaan dan lain sebagainya.

8. Tentukan Tujuan Buka Rekening

Tentukan Tujuan Buka Rekening

Setelah itu tentukan tujuan membuka rekening Bank Syariah Indonesia. Lengkapi juga kolom-kolom dibawahnya seperti Sumber Dana dan Perkiraan Penghasilan per Bulan.

9. Tentukan Kantor Cabang Untuk Aktivasi

Tentukan Kantor Cabang BSI Untuk Aktivas

Sekarang pilih alamat Kantor Cabang BSI terdekat dengan cara tap kolom pencarian, lalu ketik nama Daerah tempat tinggal kalian maka akan muncul alamat lengkap dari Bank BSI di Daerah tersebut.

10. Registrasi Selesai

Registrasi Selesai

Terakhir, di layar smartphone akan muncul tampilan seperti gambar diatas dan artinya proses registrasi telah berhasil.

Cara Aktivasi ATM BSI

Cara Aktivasi ATM BSI

Setelah melakukan registrasi melalui cara diatas, otomatis kalian akan memperoleh kartu ATM Bank Syariah Indonesia. Namun, ATM baru bisa diperoleh setelah melakukan aktivasi di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia terdekat. Adapun untuk langkah-langkahnya silahkan simak dibawah ini :

  1. Kunjungi Kantor Cabang Bank Syariah Indonesisa.
  2. Setelah itu ambil nomor antrian Customer Service.
  3. Jika sudah tiba giliran, langsung saja temui petugas.
  4. Sampaikan bahwa kalian ingin aktivasi ATM.
  5. Kemudian petugas akan menanyakan apakah kalian sudah membuat rekening Bank Syariah Indonesia, silahkan jawab Sudah, via Online.
  6. Maka kalian akan diminta menunjukan bukti membuat rekening yang berisi informasi jenis tabungan dan fasilitas kartu ATM.
  7. Setelah itu serahkan juga berkas persyaratan lain seperti KTP dan informasi nomor HP.
  8. Jika sudah, sekarang ikuti setiap instruksi yang diberikan petugas, mulai dari membuat PIN hingga melakukan setoran awal.
  9. Terakhir, petugas akan memberikan fasilitas kartu ATM serta buku tabungan BSI.
  10. Sekarang proses membuat ATM telah berhasil.

Biaya Pembuatan ATM BSI

Biaya Pembuatan ATM BSI

Kemudian untuk membuat ATM kalian hanya akan dikenai biaya aktivasi Rp. 10.000 ditambah biaya setoran awal mulai dari Rp. 100.000. Sedangkan untuk biaya lain-lain seperti administrasi bulanan, tarik tunai di ATM Mandiri Syariah hingga mengambil uang lewat mesin EDC adalah Rp. 0 alias gratis.

Kelebihan & Kekurangan ATM BSI

Kelebihan Kekurangan ATM BSI

Setelah mengetahui syarat, cara registrasi, cara aktivasi hingga biayanya mungkin beberapa kalian mulai tertarik untuk membuat ATM Bank Syariah Indonesia. Sebelum itu, alangkah baiknya kalian simak terlebih dahulu beberapa kekurangan dan kelebihan dari fasilitas tersebut :

Kelebihan

  • Mendukung cara pembuatan via Online.
  • Setoran awal murah.
  • Bisa digunakan pada semua mesin ATM Bank Syariah.
  • Gratis biaya admin.
  • Gratis biaya tarik tunai di ATM & mesin EDC.

Kekurangan

  • Kartu ATM harus diambil ke Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia.
  • Kantor Cabang belum tersedia di seluruh wilayah Indonesia.

FAQ

Ada Berapa Jenis ATM Bank Syariah Indonesia?

Untuk saat ini hanya ada pilihan ATM Silver untuk nasabah Bank Syariah Indonesia.

Apakah Membuat ATM Bisa Dilakukan Dengan Cara Offline?

Apabila di Daerah kalian terdapat Kantor Cabang BSI, silahkan datang kesana untuk membuat ATM sekaligus mengaktifkannya.

Akhir Kata

Demikianlah tata cara membuat ATM Bank Syariah Indonesia yang bisa Bankir.id sajikan. Diatas kami juga menyertakan informasi seputar biaya hingga kelebihan dan kekurangan dari ATM Bank tersebut. Sedangkan mengenai syarat, mungkin sama seperti syarat untuk MEMBUAT ATM MANDIRI SYARIAH, yaitu KTP, menyiapkan setoran awal dan biaya aktivasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here